1. Ruang alamat yang lebih besar
IPv6 terdiri dari 128- bit menggunakan potongan - potongan 4 kali lebih untuk mengatasi perangkat di internet, dan jumlah Ip Address yang di pakai mencapai sekitar (3.4 x 1038) jumlah ini sangatlah besar. Alokasi Ip address yang sangat banyak ini berguna untuk memberikan Ip address kepada hampir semua perangkat yang ada di sekitar kita. Alamat ini juga dapat mengumpulkan kebutuhan agresif alamat penjatahan hampir segala sesuatu di dunia ini.
2. End To End Konektivitas
Setiap system sekarang memiliki alamat Ip yang unik dan dapat melintasi melalui internet tanpa menggunakan (NAT) atau komponen lain penerjemahan, setelah IPv6 di implementasikan dengan sepenuhnya, maka setiap host langsung dapat mencapai host lain di internet, dengan keterbatasan yang terlibat seperti firewel dan lain lain.
3. Konfigurasi Otomatis
IPv6 mendukung kedua stateful dan stateless auto mode konfigurasi perangkat host, IPv6 di rancang agar penggunanya tidak di pusingkan dengan konfigurasi Ip address, komputer pengguna yang terhubung dengan jaringan IPv6 akan mendapatkan Ip address langsung dari router sehingga nantinya DHCP server tidak di perlukan lagi.
4. Security
IPv6 telah di lengkapi dengan protocol IPSec, sehingga semua aplikasi telah memiliki keamanan yang optimal untuk berbagai aplikasi yang membutuhkan keamanan dan fitur ini sekarang telah di buat opsional.
5. Forwarding/ Routing yang lebih cepat
Header sederhana menempatkan semua informasi yang tidak perlu pada akhir header, informasi yang terkandung dalam bagian pertama dari header yang memadai sebuah router untuk mengambil keputusan routing.
6. Quality Of Service
IPv6 memiliki QoS yang terintegrasi dengan baik sehingga semua aplikasi yang berjalan di atas IPv6 memiliki jaminan QoS, terutama bagi aplikasi yang sensitif terhadap delay seperti (VoIP dan Streaming Vidio), dan berikut ini fitur yang merupakan perbaikan dari IPv4:
☆ Format Header Baru
Header yang terdapat di IPv6 memiliki format baru yang dapat berguna untuk manajer agar overhead header minimum, caranya dengan menghilangkan fieled - fieled yang tidak di perlukan dan beberapa fieled yang di tempatkan setelah header IPv6.
☆ Range Alamat yang lebih besar
IPv6 memiliki 128 bit untuk masing - masing alamat Ip Source dan Destination, meskipun 128 bit sudah dapat menampung sekitar (3.4x1038) kemungkinan kombinasi, tetapi di IPv6 juga dapat di implementasikan berbagi level subnetting dan alokasi alamat backbone internet ke sebuah subnet individual dan organisasi, oleh karna itu dengan lebih banyaknya tersedia alamat yang di gunakan, maka teknik konsrvasi seperti (NAT) tidak di butuhkan lagi.
☆ Pengalamatan Lebih Efisien
Pada jaringan IPv6 router backbone memiliki table routing yang lebih kecil berdasrkan infrastruktur routing dari ISP.
☆ Konfigurasi Alamat Secara Stateless dan Statefull
Ipv6 mendukung konfigurasi pengalamatan secara statefull, seperti pada saat konfigurasi alamat menggunakan server DHCP atau secara stateless yang tanpa menggunakan server DHCP,
Pada konfigurasi kedua, host akan secara otomatis mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat IPv6 untuk link yang di sebut dengan alamat (Link Local) dan alamat yang di turunkan dan di transmisikan oleh router local, bahkan tanpa adanya router sekalipun, host yang berada pada link yang sama dapat secara otomatis mengkonfigurasi dengan alamat link local dan berkomunikasi tanpa harus mengkonfigurasi secara manual.
☆ Dukungan QoS yang lebih baik
Header IPv6 memiliki fieled baru untuk mendefinisikan bagaimana trafik di tangani dan di identifikasi, identifikasi trafik menggunakan (fieled flow label) pada header IPv6 yang memungkinkan router mengidentifikasi dan memberikan prilaku khusus terhadap paket yang di transmisikan dari source ke destination, di karnakan trafik di identifikasikan di header IPv6, maka dukungan QoS dapat tetap di Implementasikan meskipun payload paket terenkripsi melalui IPSec.
☆ Built In Security
Dukungan terhadap IPSec merupakan Requirement yang ada pada protocol IPv6, requirement ini memberikan dukungan terhadap keamanan jaringan yang di perlukan dan menawarkan Interoprabilitas antara Implementasi IPv6 yang berbeda.
☆ Ekstensibilitas
Fitur IPv6 yang ini untuk mempermudah menambahkan fitur baru dengan menambahkan header ekstensi setelah header IPv6, tidak seprti opsi yang ada pada header IPv4 yang hanya mendukung 40 byte opsi ukuran dari header ekstensi IPv6 ini hanya terbatasi oleh ukuran dari paket IPv6 itu sendiri.
☆Cara Setting Konfigurasi Ip Address☆
Thank you hopefully what I share can be useful
Salam Sukses...

0 comments:
Post a Comment